Arti Toleran Dalam Bermasyarakat

Arti Toleran – Mungkin anda pernah melihat langsung di depan mata anda, seseorang diolok-olok, atau bahkan dihina hanya karena agamanya berbeda, dari suku yang berbeda, ukuran badan yang berbeda, ataupun warna kulit dan rambut yang berbeda?

Peristiwa begitu seringkali timbul karena tidak ada sikap toleran terhadap sesama manusia, atau bisa dikatakan juga sebagai tidak ada sikap tenggang rasa kepada sesama.

Arti Toleran Adalah
Arti toleran adalah memiliki pengertian menghargai orang lain dengan cara adil

Arti toleransi adalah menyetarakan

Padahal sudah jelas bahwa toleransi memiliki pengertian bisa menghargai orang lain dengan cara adil seadil-adilnya. Baik itu menghargai agama, budaya, ras, sifat, fisik, pendapat, hingga kebiasaan, tanpa perlu adanya paksaan atau emosi atau hal-hal yang melukai. Semua diputuskan dengan pandangan objektif, adil, bukan sesuka hati atau sepihak saja.

Berdasarkan data Bada Pusat Statistik, terdapat lebih dari 300 kelompok etnik atau suku yang dimiliki oleh Indonesia. Jika lebih spesifik lagi, terdapat 1.340 suku di negara kita.

Semuanya beraneka ragam dan unik, pastinya!

Hal tersebut harusnya sudah tergambarkan bahwa negara ini harus menomorsatukan sikap toleransi demi kerukunan seluruh warga Indonesia. Keunikan yang terlalu banyak dimiliki oleh negara Indonesia akan susah disatukan jika tidak ada nilai kesetaraan dan toleransi.

Tanpa itu, nilai kesetaraan dalam menghargai pendapat akan susah diwujudkan. Sekali lagi, pengertian toleransi adalah menghargai pendapat dengan cara menyetarakan.

Maksud dari sikap toleran adalah kerukunan

Sikap toleran adalah bentuk dari sebuah penerimaan. Kita sebagai warga Indonesia yang baik harus menerima beragama bahasa, suku, dan adat yang jumlahnya banyak itu. Menerimalah dengan sikap toleran demi menciptakan kerukunan antar masyarakat meskipun berbeda-beda.

Rukun terhadap segala perbedaan di masyarakat ini juga termasuk bentuk dari sikap pemersatuan bangsa. Inilah wujud dari sikap nasionalis yang tumbuh dari dalam diri kita. Karena sikap inilah yang bisa mendidik kita untuk selalu lebih dipermudah dalam kehidupan di masyarakat.

Selain itu, memiliki sikap toleran membuat kita tidak gampang jengkel atau menekan apapun yang tidak sesuai kehendak kita dalam hal sosial. Justru sikap toleran akan mempermudahkan pikiran kita dalam menerima pengetahuan baru saat sedang berada dalam ruang diskusi. Kemudian dengan sendirinya, mungkin tanpa kita sadari, kita akan mengalami sikap menghargai dan menghormati sebuah diskusi yang mengandung banyak perbedaan persepsi.

Sikap toleran mendorong kita untuk memunculkan rasa semangat berbangsa

Kehidupan ini selalu ada timbal balik. Karna hukum alam sifatnya universal. Jika kita melakukan kebaikan terhadap orang lain, maka kita akan dipertemukan hal-hal baik juga yang datang dari orang lain. Begitu pula dengan sikap toleran. Jika kita selalu melaksankan sifat toleransi, maka alam senantiasa mendorong kita kepada kebaikan dalam bermsyarakat. Akhirnya, semangat di sosial muncul, semangat berbangsa pun akan muncul, sikap nasionalis sudah tertanam di dalam diri kita.

Anda akan memilih untuk menjauhi peperangan karena paham bahwa peperangan bukanlah jawaban dalam memecahkan solusi. Toleransilah jawaban dari segala masalah, termasuk toleran kepada diri sendiri.

Daripada anda bersikap anarkis atau gampang marah, anda akan selalu memilih untuk diskusi demi mencapai keharmonisan. Lingkungan menerima satu sama lain semakin akrab dengan kehidupan Anda. Ini karena bentuk menghargai sudah tertanam di dalam diri anda, sudah tertanam pula rasa semangat berbangsa.

Tak ada rasa khawatir di dalam diri anda yang menyangkut ancaman luar. Semua di mata anda adalah setara meskipun Indonesia memiliki 1.340 suku.

 

Itulah arti toleran sesunggunya. Sikap ini adalah sikap yang baik untuk orang lain. Ketika orang lain merasa baik, tentunya kita juga akan baik. Sekali lagi, toleransi adalah simbol dari kerukuran berbangsa. Tak perlu energi ekstra untuk mendukung negara kita tercinta ini. Cukup dengan melakukan toleransi kepada semua masyarakat, maka Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat dan rukun.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *